Tutup Perayaan Cap Go Meh Replika Naga Dibakar

oleh
Tga reflika naga berukuran panjang kurang lebih 27 meter dilakukan pembakaran. Prosesi tersebut dipercaya sebagai ritual akhir naga buka mata menuju kahyangan (Ist/KN)

Melawi (kalimantan-news.com) – Sebanyak 3 reflika naga berukuran panjang kurang lebi 27 meter dilakukan pembakaran. Prosesi tersebut sebagai ritual akhir naga buka mata menuju kahyangan, Minggu sore (9/2/) di lapangan sepak bola Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat. Prosesi itu juga sebagai tanda berakhirnya perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

Sebelum dibakar, para pemain naga dari Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Melawi ini berkumpul untuk sembahyang di Klenteng Klenteng Fuk Tek Chie Nanga Pinoh. Kemudian naga dibawa ke lokasi pembakaran sambil menampilkan aksi terakhirnya di hadapan ribuan para penonton. Selanjutnya, naga didoakan untuk kemudian dibakar.

Ketua Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2571/2020 Melawi, Taufik, yang langsung memimpin prosesi bakar naga mengungkapkan, ritual bakar naga menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa bertujuan mengembalikan naga ke kahyangan.

“Sebelumnya, naga ini sudah ritual buka mata untuk datang ke bumi. Kemudian, untuk mengembalikan naga ke kahyangan, kita adakan ritual bakar. Naga yang mengikuti ritual buka mata harus mengikuti bakar naga,” jelasnya. (Irawan/KN)