SANGGAU, KN – Sebuah video yang beredar di kalangan masyarakat memperlihatkan dugaan adanya bekas limbah di kawasan Pantai Sei Saeh yang disebut-sebut berasal dari aktivitas perusahaan. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah pihak melakukan pembersihan secara manual di area yang diduga terdampak limbah.
Video yang diambil oleh warga itu memperlihatkan kondisi pantai dengan bekas material mencurigakan yang diduga merupakan limbah bocor. Dalam tayangan tersebut, tampak pekerja berupaya membersihkan area secara manual, yang kemudian memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Sejumlah warga menilai bahwa pembersihan tersebut menunjukkan adanya kebocoran limbah yang sebelumnya tidak tertangani secara optimal. Mereka berharap ada penjelasan resmi dari pihak perusahaan terkait asal-usul limbah tersebut serta langkah penanganan yang dilakukan.
“Kalau memang ini limbah bocor, seharusnya ada penanganan yang lebih serius, bukan hanya dibersihkan manual seperti itu,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait video yang beredar tersebut. Namun, masyarakat mendesak agar instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan memastikan kondisi lingkungan di kawasan Pantai Sei Saeh tetap aman.
Selain itu, warga juga meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perusahaan, khususnya yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Transparansi dan tanggung jawab dinilai penting agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah pesisir. Warga berharap, jika terbukti terjadi kebocoran limbah, maka pihak yang bertanggung jawab dapat segera mengambil langkah penanganan yang sesuai dengan standar lingkungan yang berlaku.
Pemerintah dan instansi terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (S. Mualang)










