TANJUNG SELOR, KN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus mampu menggali, mengembangkan, dan memaksimalkan berbagai potensi daerah guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Putri Indonesia Kebudayaan 2026, Nilam Onasis Sahputri, di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Selasa (2/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah diskusi mengenai peluang kolaborasi dalam pelestarian budaya, pengembangan seni daerah, serta promosi potensi Kalimantan Utara di tingkat nasional maupun internasional.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, kami menyambut baik serta memberikan penghargaan yang luar biasa kepada Nilam yang telah mengharumkan nama daerah dan memperkenalkan budaya Kaltara di tingkat nasional,” ujar Ingkong.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari pelestarian budaya lokal, pengembangan sektor seni dan kreativitas masyarakat, hingga penguatan promosi pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan Kalimantan Utara.
Ingkong menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara siap mendukung berbagai program maupun gagasan yang bertujuan mengangkat potensi daerah agar semakin dikenal luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sampaikan kepada kami apabila ada hal-hal yang perlu dikembangkan. Nanti akan kami tindak lanjuti melalui perangkat daerah terkait,” katanya.
Menurut Ingkong, keberhasilan Nilam Onasis Sahputri meraih gelar Putri Indonesia Kebudayaan 2026 merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi masyarakat Kalimantan Utara.
Pada ajang Puteri Indonesia 2026, Nilam berhasil menembus jajaran Top 6 dari 45 finalis yang mewakili 34 provinsi di seluruh Indonesia. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa generasi muda Kalimantan Utara mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di tingkat nasional.
Wagub berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Ingkong menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai motor penggerak ekonomi kreatif melalui promosi budaya, pariwisata, dan pengembangan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Generasi muda bisa menjadi bagian dari solusi untuk memperkuat ekonomi daerah, termasuk melalui promosi pariwisata dan branding UMKM agar semakin dikenal, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga hingga mancanegara,” tutupnya.
Turut mendampingi Wakil Gubernur dalam pertemuan tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kaltara Jonilius, S.STP., Kepala Biro Administrasi Pimpinan Kaltara Jaini, S.Hut., M.P., Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara Hasanuddin, S.Pd., M.Si., serta perwakilan dari Dinas Pariwisata Kalimantan Utara.
(dkisp)










