Dewan Minta Penerimaan Siswa Harus Transfaran

- Jurnalis

Sabtu, 30 Juni 2018 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melkianus

i

Melkianus

SINTANG – Anggota DPRD Sintang, Melkianus berharap proses penerimaan siswa baru tahun 2018 berjalan

dengan lancar. Dikatakannya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang harus meminimalisir

tepisan negatif tentang PSB ini.

“Tentu yang kita harapkan, semuanya berjalan dengan lancar. Kekurangan-kekurangan yang ada, bisa di

minimalisir sejak dini. Semua sekolah juga, harus menggunakan aturan yang ada. Jangan sampai, ada anak

pejabat diberikan perhatian khusus. Itu jangan sampai terjadi, apalagi ini kan masih awal penerimaan

sekolah,” kata Melkianus, Jumat (30/6/18).

Melkianus juga berharap setiap sekolah berlaku adil dan transparan dalam pross penerimaan siswa baru

(PSB). Transparansi itu sangat penting untuk menghindari adanya siswa titipan. Ia mengingatkan sekolah

untuk membuat sistem yang jelas dan lebih transparan dalam PSB agar kualitas pendidikan di Sintang

dapat lebih baik.

“Agar sistem itu berjalan baik, perlu dukungan semua pihak terutama pemerintah setempat melalui Dinas

Pendidikan sehingga kualitas dunia pendidikan tidak tercidrai oleh hal-hal yang tidak kita inginkan,”

ujarnya.

Dirinya mengimbau agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang melakukan pengawasan di

sejumlah sekolah-sekolah unggulan, sebab sekolah unggulan selalu menjadi favorit siswa.

“Lakukan pemutakhiran data bagi peserta PSB. Jika tidak sesuai dengan target, sebaiknya pihak sekolah

tidak meloloskan,” ujar politisi ketungau ini.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Sintang Lindra Azmar menepis tudingan adanya titipan

anak pejabat dalam proses penerimaan siswa baru (PSB) tahun 2018 di sejumlah sekolah negeri yang saat

ini tengah berlangsung.

Lindra menegaskan, pelaksanaan PSB tahun ini berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Itu sebabnya,

pihaknya menolak dengan tegas adanya titipan pejabat yang ingin memasukkan anaknya ke sekolah negeri

lewat pintu Disdik atau kepala sekolah (kasek).

“Kami tegaskan tidak ada itu titipan anak pejabat. Semua transparan dan diawasi oleh masyarakat.

Silakan cek sendiri, ada nggak titipan anak pejabat,” tegasnya.

Pihaknya menyatakan, semua masyarakat mendapat kesempatan yang sama untuk mendaftarkan anaknya ke

sekolah-sekolah negeri sepanjang kuotanya mencukupi dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Komitmen kami sangat jelas, yaitu bagaimana program unggulan Pemkab Sintang wajib belajar 12 tahun ini

harus benar-benar berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.(Ok)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Berita Terbaru