Ronny: Permasalahan Warga Serawai dan PT LJA Akan Diselesaikan Sesuai Mekanisme

- Jurnalis

Jumat, 21 Oktober 2022 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto bersama - Perwakilan darii masyarakat Serwai berfoto bersama dengan ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny usai audiensi.

i

foto bersama - Perwakilan darii masyarakat Serwai berfoto bersama dengan ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny usai audiensi.

SINTANG, KN – Puluhan warga Dusun Melona, Desa Tanjung Raya, Kecamatan Serawai mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jumat (21/10/2020) siang.

Kedatangan mereka untuk meminta dukungan dari wakil rakyat, terkait tanah yang merupakan makam leluhur warga setempat yang dinilai warga setempatlah berhak mengelolanya namun digusur oleh pihak perusahaan PT Linggar Jati Al Manshurin (PT LJA).

Kedatangan puluhan warga tersebut pun diterima oleh Komisi D dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD kabupaten Sintang, Florensius Ronny. Audiensi antar warga dan wakil rakyat itu pun berlangsung di ruang rapat paripurna.

Diwawancarai usai audiensi, Florensius ronny mengatakan, bahwa permasalahan yang disampaikan warga yakni tergarapnya sandung oleh pihak perusahaan yang dimaksud (PT LJA).

“Sandung ini merupakan rumah untuk para leluhur. Ini merupakan budaya, dimana para leluhur yang sudah meninggal tulang belulang mereka disimpan di sana,” ujarnya.

Sandung ini kata Ronny dari pengakuan warga yang mengikuti audiensi tadi, bahwa telah lama ada atau sudah tua. Bahkan saksi yang berbicara soal sandung ini juga sudah tua, dirinya berani bersaksi bahwa wilayah yang digarap perusahaan tersebut merupakan Sandung.

“Memang persoalan ini biasa terjadi, ketika ada suatu investasi masuk ke suatu daerah terkadang terbentur dengan adat budaya setempat,” terangnya.

Untuk menangapi hal ini, Ronny mengatakan pihaknya dari DPRD akan melakukan dan mencari solusinya sesuai dengan mekanisme yang ada. Tentu aspirasi dari masyarakat yang datang ini akan diterima dan akan menjadi acuan nantinya.

“Pada Senin (24/10/2022) kita akan mengundang Tim Koordinasi Pembina Pembangunan Perkebunan Kabupaten (TKP3K) dan perusahaan yang dimaksud untuk mengetahui seperti apa versi mereka nantinya,” terangnya.

Saat ini kata Ronny, fokusnya satu permasalahan ini dulu, meski dari pengakuan warga tadi banyak permasalahan yang dihadapi. “Jadi saya sampaikan bahwa kita selesaikan satu persatu dulu. Kita selsaikan sandung dulu. Kita prioritaskan ini dulu karena ini menyangkut budaya leluhur,” pungkasnya. (pul)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Berita Terbaru