SINTANG, KN – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Jimi Manopo, menyerukan peningkatan pengawasan di wilayah perbatasan sebagai langkah strategis mencegah masuknya narkoba ke Kabupaten Sintang. Pernyataan ini disampaikan mengingat posisi geografis Sintang yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, yang menurut Jimi menjadikan wilayah ini rentan terhadap penyelundupan barang haram tersebut.
Menurut Jimi Manopo, upaya pencegahan narkoba harus dilakukan secara komprehensif, dengan melibatkan aparat TNI, Polri, serta satuan tugas yang khusus bertugas mengawasi jalur-jalur perbatasan. Ia menekankan bahwa patroli rutin dan peningkatan kewaspadaan di titik-titik rawan menjadi kunci untuk meminimalisir masuknya narkoba ke wilayah Kabupaten Sintang.
“Posisi Sintang yang berbatasan langsung dengan negara tetangga membuat kita rentan terhadap peredaran narkoba. Oleh karena itu, pengawasan dan patroli di perbatasan harus ditingkatkan,” ujarnya.
Selain pengawasan ketat, Jimi juga mendorong adanya koordinasi yang lebih intensif antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, untuk membangun sistem deteksi dini. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting sebagai mata dan telinga di lapangan yang dapat melaporkan aktivitas mencurigakan.
Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan narkoba bukan hanya soal keamanan perbatasan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Penyebaran narkoba dapat menimbulkan dampak sosial yang serius, termasuk meningkatnya kasus kriminalitas dan gangguan kesehatan bagi generasi muda.
Jimi Manopo berharap dengan pengawasan yang lebih ketat, patroli yang konsisten, serta sinergi antarinstansi terkait, wilayah perbatasan Sintang dapat terjaga dari penyelundupan narkoba. Langkah ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba secara lebih efektif.
Peningkatan pengawasan di perbatasan menjadi perhatian utama DPRD Kabupaten Sintang, seiring dengan komitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di daerah rawan penyelundupan.










