SINTANG, KN – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan Rabies yang dapat berasal dari hewan peliharaan seperti anjing dan monyet. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya kasus warga yang diduga (suspek) rabies dan meninggal dunia beberapa minggu lalu.
Menurut Anastasia, kasus tersebut menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan dan pengawasan terhadap hewan peliharaan. Ia menegaskan bahwa rabies merupakan penyakit berbahaya yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap hewan peliharaan seperti anjing dan monyet yang berpotensi menularkan rabies. Beberapa minggu lalu ada warga yang suspek rabies dan meninggal dunia, ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya, usai Sidang di DPRD Sintang, Jumat 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa sebagai wakil rakyat, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi penting kepada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan. Edukasi mengenai bahaya rabies dinilai sangat penting untuk mencegah kasus serupa terulang kembali.
Anastasia juga mengingatkan masyarakat untuk segera mengambil tindakan jika terjadi gigitan hewan, seperti membersihkan luka dengan air mengalir dan sabun, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk vaksinasi jika diperlukan.
Selain itu, ia mendorong dinas terkait untuk lebih aktif melakukan sosialisasi serta program vaksinasi hewan peliharaan, khususnya anjing yang menjadi salah satu penyebar utama rabies. Upaya pencegahan ini dinilai sangat penting untuk memutus rantai penularan di lingkungan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak melepasliarkan hewan peliharaan tanpa pengawasan, serta memastikan kondisi hewan tetap sehat dan mendapatkan vaksin secara berkala. Peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mengendalikan penyebaran rabies di daerah.
Dengan adanya imbauan ini, Anastasia berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies semakin meningkat, sehingga dapat mencegah terjadinya korban jiwa di masa mendatang. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kesehatan lingkungan secara bersama-sama.










