SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Juni, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak negatif yang bisa timbul akibat penyebaran informasi yang tidak tepat, hoaks, atau konten yang dapat memicu konflik sosial.
Menurut Juni, media sosial merupakan alat komunikasi yang sangat efektif untuk menyebarkan informasi, menjalin silaturahmi, dan mempromosikan kegiatan positif. Namun, jika digunakan secara tidak bijak, media sosial dapat menimbulkan dampak buruk, termasuk konflik sosial, kesalahpahaman, dan menurunnya moral generasi muda.
“Masyarakat harus menggunakan media sosial dengan bijak. Informasi yang dibagikan harus benar dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.
Juni menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi pengguna media sosial terbesar. Literasi digital mencakup kemampuan untuk memilah informasi yang benar dan salah, memahami etika berkomunikasi, serta menyebarkan konten yang bermanfaat.
“Generasi muda harus dilatih untuk cerdas dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial sebagai sarana positif, seperti berbagi informasi edukatif, mempromosikan produk lokal, kegiatan sosial, maupun kampanye lingkungan. Menurutnya, penggunaan media sosial yang positif dapat membawa dampak besar bagi perkembangan masyarakat dan ekonomi lokal.
Juni juga mengingatkan perlunya pengawasan orang tua terhadap anak-anak yang aktif di media sosial. Pengawasan ini bertujuan agar anak-anak tidak terjerumus pada konten negatif yang bisa memengaruhi perilaku dan pola pikir mereka.
“Peran orang tua dan tokoh masyarakat sangat penting dalam membimbing generasi muda agar memanfaatkan media sosial secara positif dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia berharap dengan kesadaran dan bimbingan yang tepat, media sosial dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, bukan sumber masalah. Penggunaan yang bijak diharapkan meningkatkan interaksi yang sehat, memperkuat tali persaudaraan, dan mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Sintang.
“Mari kita manfaatkan media sosial sebagai alat positif untuk membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, dan harmonis,” tutup Juni.










