SINTANG, KN – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Ardi, mengingatkan seluruh pihak terkait agar pelaksanaan program SPPG MBG (Subsidi Pangan dan Pengembangan Gizi Masyarakat Berbasis Gotong Royong) di wilayah Kabupaten Sintang berjalan sesuai aturan yang berlaku. Menurut Ardi, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci agar program ini dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi masyarakat.
“Harapan kami, pelaksanaan SPPG MBG di Kabupaten Sintang tidak ada yang menyalahi aturan. Program ini sangat penting karena merupakan program khusus dari pak Presiden Prabowo Subiyanto,” ujar Ardi, saat di hubungi, Jumat (17/3/2026).
Ardi menekankan bahwa SPPG MBG memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kualitas gizi masyarakat. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas lokal melalui kolaborasi masyarakat dan pemerintah, sehingga bantuan pangan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat.
Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan yang ketat diperlukan agar program dapat berjalan transparan dan akuntabel. Ardi menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan pelaksana program di lapangan untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kepatuhan semua pihak terhadap aturan yang berlaku. Tidak hanya sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjaga kredibilitas program secara nasional,” jelas Ardi.
DPRD Kabupaten Sintang juga akan terus memantau implementasi SPPG MBG agar setiap tahapannya sesuai dengan prosedur resmi. Dengan pengawasan yang tepat, Ardi berharap program ini dapat menjadi contoh pengelolaan bantuan pemerintah yang efektif, adil, dan transparan, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sintang.
Kegiatan SPPG MBG sendiri menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan pangan dan gizi, terutama menjelang momentum penting seperti bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Ardi menegaskan, pelaksanaan program yang disiplin aturan akan memastikan masyarakat menerima manfaat secara optimal.










