Babi Langka, Dewan Minta Pemkab Cari Solusi

oleh
oleh
Paulus Subarno

SEKADAU,KN – Awal Tahun 2023 di Kabupaten Sekadau masih mengalami kelangkaan hewan ternak Babi akibat beberapa bulan lalu terkena virus sehingga kelangkaan tersebut mengakibatkan harga yang melonjak naik.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura), Paulus Subarno minta Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, khususnya yang membidangi peternakan agar mengatasi permasalahan langka ya hewan ternak Babi di Sekadau.

“Langka ya babi saat ini perlu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sekadau,” kata Paulus Subarno. (7/2/2023).

“Mendatangkan bibit Babi dari Kabupaten lain merupakan salah satu solusi, karena saat ini ada beberapa tempat khusus ternak babi namun tidak difungsikan,” tambahnya.

Paulus Subarno juga mengatakan, hewan Babi ini selain untuk konsumsi sehari-hari juga diperlukan untuk adat istiadat khusus suku Dayak.

“Babi ini sangat dibutuhkan bagi kita orang Dayak, untuk tardisi adat istiadat Babi tidak bisa digantikan dengan yang lain, apalagi dalam waktu dekat ini menjelang Paskah dan Gawai,” ucapnya.

“Selain mendatangkan ternak babi dari luar, Pemerintah juga harus menyiapkan vaksin untuk babi agar babi-babi yang telah divaksin dapat terhindar dari virus karena Vaksinasi juga sebagai indikator mengatasi permasalahan tersebut,” pungkasnya. (nd)