Banyak Faktor Penyebab Angka Kemiskinan di Sintang Meningkat

oleh
Wakil Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward

SINTANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengatakan, ada banyak faktor penyebab tingkat kemiskinan meningkat di Kabupaten Sintang, kalimantan Barat, selain infrastruktur. Rendahnya harga komoditas karet yang tidak stabil.

Namun, yang paling dibutuhkan oleh masyarkat saat ini kata Jeffray adalah infrastruktur jalan.

“Infrastruktur jalan sangat berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Sintang selain harga karet yang tidak stabil sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ucap Jeffray.

Jeffray menilai, persoalan infrastruktur di Kabupaten Sintang sangat darurat, Oleh sebab itu sangat dibutuhkan dukungan pemerintah Pusat dan provinsi.

“Secara nyata Dana Alukasi Umum (DAU)Kabupaten Sintang yang ada sekarang ini tidak mampu untuk membiayai semua infrastruktur di Kabupaten Sintang ini Perlu kerjasama Pemerintah pusat dan provinsi agar pembangunan cepat terlaksana sehingga ini akan berakibat pada penurunan angka kemiskinan di kabupaten sintang,” harapnya.

sementara itu Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan Angka kemiskinan di Kabupaten Sintang meningkat. Pada Tahun 2017 yang lalu, ada 1.110 jiwa, penduduk miskin yang bertambah. Sehingga Sintang pun tercatat menduduki garis kemiskinan tertinggi se-Kalbar.

Meningkatnya angka kemiskinan yang dibeberkan Askiman terjadi sudah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Pada Tahun 2016, angka kemiskinan sebesar 10,07 persen naik menjadi 10,20 persen di tahun 2017, dengan meningkatnya angka kemiskinan ini maka semakin meningkat pula jumlah penduduk miskin di kabupaten sintang.

“Dari 40.360 jiwa di tahun 2016 menjadi 41.460 jiwa pada tahun 2017 atau meningkat sebanyak 1.100 jiwa,
Otomatis, masalah pembangunan di kabupaten sintang sekarang ini semakin bertambah sehingga Angka kemiskinan selama kurun waktu tiga tahun terakhir semakin meningkat,” kata Askiman.(Rd)