BNN Diminta Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba Pada Pelajar

oleh
Melkianus

SINTANG – Anggota DPRD Sintang Melkianus menilai Bahaya Narkoba perlu disosialisasikan kepada pelajar di sekolah. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan sebagai upaya proteksi dini kepada pelajar supaya tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.

“sosialisasi bahaya narkoba ini penting bagi pelajar, dalam hal ini BNN Sintang. Karena seperti yang mencuat di pemberitaan, korban penyalahgunaan narkotika saat ini adalah kalangan muda dan pelajar. Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba itu dilakukan untuk melakukan pencegahan dini terhadap pelajar, mengingat banyak usia dini yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba,”ungkapnya,

Dia melanjutkan bahaya narkotika sudah masuk ke dunia pendidikan terjadi dikota-kota besar. Karena itu, sosialisasi bahaya narkoba diharapkan para pelajar dapat mengenalinya sejak dini berbagai macam jenis narkotika. “Sehingga, mereka bisa mengetahui betapa bahayanya narkotika, mulai dari segi hukum maupun dampak penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut. Maka dengan menggalakan sosialisasi ke kalangan pelajar untuk meminimalisir penggunaan narkotika,” ujarnya.

Dikatakannya narkoba merupakan ancaman yang serius bagi masyarakat. Ia mengatakan narkoba telah menghantui masa depan generasi muda Indonesia. Untuk itu ia menilai, perlu adanya dukungan semua pihak termasuk keluarga dalam mencegah penggunaan narkoba.

Pencegahan dini sangat dibutuhkan kerjasama antara orang tua, guru dan masyarakat. Orang tua sangat berperan penting karena pendidikan awal berasal dai dalam rumah. Orang tua mengarahkan dan membimbing anak-anaknya agar terbentuk karakter yang kritis dan cerdas. Pemberian kebebasan yang bertanggungjawab sangat penting khususnya anak yang memasuki masa remaja. Belajar tentang kemandirian dan kejujuran sangat perlu untuk mendasari kehidupan ke depannya.

Masa remaja adalah masa pencarian jati diri seseorang, pada masa ini anak memiliki emosi yang tidak stabil, rasa ingin tahu tinggi, ingin terlihat hebat oleh orang lain, pengambilan keputusan belum matang dan masih mudah untuk dipengaruhi oleh lingkungan.

“Pencegahan dini penyalahgunaan narkoba dimulai dari lingkungan keluarga, dalam hal ini orang tua menjadi garda depan mengedukasikan bahaya narkoba pada anak, maka dari itu orang tua juga harus mengantongi pemahaman terkait bahaya narkoba sehinga bisa menjadi teladan bagi anak-anak,” pintanya. (*)