Dewan Dukung Program Bedah Rumah Kumuh Bagi Warga Perbatasan

oleh
Melkianus

SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Melkianus mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sintang yang telah peduli terhadap masyarakat perbatasan, dimana masyarakat perbatasan masih banyak kekurangan infrastruktur.

“saya mengharapkan bantuan ini bukan hanya rumah saja tapi infrastruktur di perbatasan juga perlu di perhatikan baik pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat”, harap Melikianus.

Melkianus juga berpesan kepada warga penerima bantuan rumah agar dapat merawat dan menjaga rumah tersebut dengan baik, pesannya.

“Program seperti ini kiranya terus dikembangkan demi meningkatkan hunian yang layak bagi masyarakat, perbatasan”.

Adanya prgram ini, pihaknya optimis apa yang menjadi cita-cita bersama dalam menciptakan hunian yang layak bagi masyarakat akan tercapai.

“Oleh karenanya DPRD sintang sangat mendukung penuh program pemerintah ini dan kita berharap kedepan program ini terus ditingkatkan,” harap Melkianus.

Sementara itu Bupati Sintang, Jarot Winarno saat meresmikan sejumlah rumah bantuan yang dibangun di Desa Swadaya, Kecamatan Ketungau Tengah, Kamis (28/03/2019) mengatakan pemerintah pusat melalui Pemerintah Kabupaten membuatkan pembangunan rumah di tempat kita, di pinggir-pinggir negeri ini, di Ketungau kami memang mengarahkan pembangunan ke kanan mudik Ketungau ini,” kata Jarot.

“Hari ini kita bicara rumah, di Semareh kita akan bangun 61 unit di Tanjung Sari, di Begelang Jaya dan Pandi Jaya juga akan dibangun, hari ini kita resmikan dulu yang sudah dikerjakan di Desa Swadaya, saya bangga dengan warga Swadaya karna bisa mengoptimalkan bantuan yang pemerintah berikan, dana yang seharusnya untuk rehab tapi bisa digunakan untuk membangun yang baru,“ puji Jarot.

Hal ini juga yang memotivasi pemerintah mengusulkan untuk pembangunan jembatan Ketungau II. Jarot menyampaikan bahwa keberadaan jembatan akan semakin meningkatkan pertumbuhan infrastruktur dan pendidikan di kawasan sebelah kanan Ketungau.

“saya sedih liat kalian, secara ekonomi kita ini mampu, banyak duit dari hasil lada tapi infrastruktur kita belum memadai, anak-anak kita masih banyak yang belum sekolah,” kata Jarot.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman Kabupaten Sintang, Perkim, Zulkarnain menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat Desa Swadaya karena antusiasme masyarakat selama proses pembangunan rumah tersebut.

“bantuan ini namanya bantuan rehab rumah kumuh, namun disini dengan dana tersebut masyarakat justru mampu membangun rumah baru,” terang pria yang akrab disapa Zul ini.

Masyarakat menyediakan kayu dan tenaga kerja sehingga kita dapat membangun dengan baik, semangat inilah yang kami harapkan dari semua masyarakat penerima bantuan, tambahnya.

Selain itu, Zulkarnaen juga menyampaikan bahwa, Desa Swadaya merupakan desa terbaik dalam implementasi program pembangunan rumah. Tahun 2019 Kabupaten Sintang menerima 1.500 lebih unit untuk program pembangunan bedah rumah.

“kami mengurus perumahan rakyat, melakukan pengadaan optimalisasi sumber daya air bersih dan sanitasi, Tahun ini kita juga membantu program pemberantasan desa stunting, 21 desa di 4 kecamatan,” terangnya lagi.

Camat Ketungau Tengah, Dakun mewakili masyarakatnya mengucapkan terima kasih atas bantuan perumahan kepada pemerintah.

“Kepada masyarakat yang mendapat bantuan perumahan, saya harap, peliharalah dan rawatlah rumah yang sudah kita dapatkan, pemerintah sudah memulai untuk mengadakan barangnya, kita punya kewajiban memelihara semua bentuk bantuan yang kita terima,” harap Dakun. (*)