Dewan Minta Pemkab Genjot Pembangunan Rumah Betang Tampun Juah

oleh
Rumah Betang Tampun Juah Kabupaten Sintang

SINTANG – Anggota DPRD Sintang Fraksi PDI Perjuangan meminta pemerintah daerah mempercepat penyelesaian pembangunan rumah betang yang terletak di Desa Jerora I Sintang, pasalnya sejak mulai di bangun sejak tahun 2015 lalu, bangunan budaya tersebut belum selesai.

Anggota DPRD Sintang, Agustinus saat menyampaikan padangan umum fraksinya meminta supaya Bupati Sintang dapat memberikan penjelasan mengenai progres pembangunan rumah adat betang serta target penyelesaiannya.

“ mengingat pada tahun 2019 akan digunakan dalam kegiatan adat budaya terutama kegiatan pekan gawai dayak kabupaten Sintang tahun 2019,” ujar Agustinus pada Rapat Paripurna Ke-16 DPRD Sintang, Senin (05/11/2018).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Wakil Bupati Sintang Askiman, menjelaskan bahwa pembangunan rumah adat betang dibangun tahap pertama tahun 2015 dengan dana sebesar Rp. 6.000.000.000 untuk pekerjaan struktur sampai plat lantai 2 dan pekerjaan tanah ± 1.900. Sementara Tahap II tahun 2017 pembangunan dilanjutkan dengan dana sebesar Pp. 2.500.000.000 untuk pekerjaan kolom lantai 2 dan pekerjaan atap.

“Sedangkan tahap III tahun 2018 dengan dana sebesar Pp. 1.948.000.000 untuk pekerjaan rangka kayu lantai 2, pekerjaan dinding papan, pekerjaan lantai 2 menggunakan lantai porket (flooring), pekerjaan dinding ruai menggunakan hollow 4/8 cm, pekerjaan atap (kekurangan pembayaran di tahun 2017) dan lisplank, pekerjaan plafond 332 m3, pekerjaan pintu dan jendela,” jelasnya.

Pada tahun 2019 mendatang akan dianggarkan lagi sebesar rp. 2.500.000.000 . Diharapkan dengan jumlah dana tersebut target pekerjaan direncanakan selesai untuk pekerjaan lantai papan ruai lantai 2, pekerjaan tangga, pekerjaan pengecatan, pekerjaan plafond 424 m2, pekerjaan ukiran.

“Kita berharap penganggaran dan pengerjaan tahap empat bisa merampungkan pembangunan rumah betang,” pungkasnya (Tim)