Guru Bukan Hanya Sekedar Menjadi Pengajar, Tapi Harus Menjadi Panutan Bagi Siswa

oleh
Melkianus

SINTANG – Pendidikan adalah faktor yang dominan untuk pembangunan bangsa. Guru harus mampu memberikan suri tauladan bagi murid-muridnya, karena pada dasarnya anak pada masa usia sekolah memiliki sifat peniru, apa yang orang dewasa contohkan akan serta merta diikuti pula tak terkecuali perilaku para gurunya.

“keteladanan guru dan tenaga kependidikan sangat penting sebagai syarat suksesnya pendidikan. Guru harus bersungguh-sungguh menjadi pendidik yang mampu memberikan keteladanan, bukan sekedar menjadi pengajar,” kata Anggota Komisi C DPRD Sintang, Melkianus saat dijumpai media ini usai peninjauan UN SMP sederajat di Kabupaten Sintang, Senin (22/04/2019)

Politisi Golkar ini menyampaikan, bahwa guru sebagai tenaga pendidik yang tugas utamanya mengajar, memiliki karakteristik kepribadian yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengembangan sumber daya manusia. kepribadian yang mantap dari sosok seorang guru akan memberikan teladan yang baik terhadap anak didik maupun masyarakatnya, sehingga guru tampil sebagai sosok yang patut ditiru.

“kepribadian guru merupakan faktor terpenting bagi kepentingan keberhasilan peserta didik,” imbuhnya.

Perilaku yang dapat ditunjukkan oleh peserta didik kata Melkianus pada dasarnya dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki oleh seorang guru. Dengan kata lain guru mempunyai pengaruh terhadap perubahan peserta didik.

“untuk itulah guru harus dapat menjadi contoh suri teladan bagi peserta didik, karena guru adalah refresentatif dari sekelompok orang pada suatu komunitas atau masyarakat yang diharapkan dapat menjadi teladan yang dapat ditiru, ” pesanya.

“Guru atau pendidik adalah pemimpin sejati, pembimbing dan pengarah yang bijaksana. keteladanan guru yang baik adalah contoh yang baik dari guru yang baik yang berhubungan dengan sikap perilaku, tutur kata, mental maupun yang terkait dengan akhlak yang patut dijadikan contoh peserta didik,” jelasnya.

Materi pelajaran perlu disampaikan dengan optimal, tetapi contoh perilaku yang baik perlu juga disampaikan sebagai pendidik yang sifatnya kontekstual. Dia juga menginginkan agar para guru terus berupaya untuk meningkatkan prestasi anak didik. Guru dapat mengevaluasi terhadap kemampuan siswa.

“setiap guru harus mampu berinovasi dan berpikir cerdas dalam melaksanakan tugas sehingga proses belajar di sekolah berjalan sesuai harapan dan siswa dapat mencapai prestasi terbaik, saya mengimbau agar para guru lebih profesional melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” imbaunya.

Sebagai guru sambung dia, hal yang perlu diperhatikan adalah bagimana cara menyampaikan materi pembelajaran agar peserta didik mudah menerima apa yang disampaikan guru.

“karena pada intinya cara mengajar yang baik tidak hanya kegiatan untuk mentransfer informasi dari guru ke peserta didik, namun bagaimana peserta didik dapat merasa nyaman dan menantikan saat pelajaran yang akan guru sampaikan,”tuturnya.

Disamping ilmu pengetahuan penguatan pendidikan karakter juga harus menjadi prioritas di dunia pendidikan . Pendidikan karakter diterapkan secara terintegrasi dalam mata pelajaran dan keseharian.

“nilai-nilai baik harus diterapkan agar menjadi kebiasaan. Dalam hal ini karakter yang baik harus dikantongi setiap guru di sekolah, sehingga guru bisa memberi keteladanan dalam keseharian agar anak berkarakter baik,” pungkasnya. (TS)