SINTANG, KN – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, anggota DPRD Kabupaten Sintang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan armada bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Langkah ini dinilai penting guna menjamin keselamatan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Anggota DPRD Sintang menilai, lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diimbangi dengan pengawasan transportasi yang ketat. Oleh karena itu, Dishub diminta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi teknis bus yang beroperasi di wilayah Sintang.
“Setiap armada yang beroperasi harus dipastikan dalam kondisi laik jalan. Jangan sampai masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri bersama keluarga justru menghadapi risiko di perjalanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan tersebut tidak hanya menyasar kondisi kendaraan seperti rem, lampu, ban, dan mesin, tetapi juga kelengkapan administrasi serta kesehatan pengemudi. Hal ini penting untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum bus diizinkan beroperasi.
Selain itu, Dishub juga diharapkan melakukan ramp check atau inspeksi mendadak di terminal dan titik keberangkatan bus. Upaya ini dinilai efektif untuk memastikan setiap armada yang membawa penumpang benar-benar memenuhi standar keselamatan transportasi.
DPRD Sintang juga mengimbau para pengusaha transportasi dan sopir bus untuk mematuhi seluruh aturan keselamatan yang berlaku. Kerja sama antara pemerintah, operator transportasi, dan masyarakat dinilai sangat penting guna menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.
Pengawasan yang lebih intensif, diharapkan arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta meminimalkan potensi kecelakaan di jalan raya.










