SINTANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Terry Ibrahim meminta Dinas Perindustrian, Perdaganggan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang benar-benar aktif memantau kebutuhan pokok masyarakat jelang Idul Fitri.
“Tidak hanya harganya, tapi juga kualitas barang yang dijual. Dan pastinya juga harus memperketat peredaran barang, baik dari dalam maupun luar negeri yang masuk secara tidak resmi, (Ilegal),” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Sintang, beberapa hari yang lalu.
Begitu juga dengan barang-barang yang kedaluarsa, jangan sampai kata Terry masih banyak beredar di pasaran. Karena terkadang pembeli tidak memperhatikan itu, sehingga dapat menyebabkan penyakit ketika dikonsumsi mereka.
“Hal-hal seperti itulah yang harus menjadi perhatian serius. Kita berharap Disperindagkop dan UKM Sintang beserta instansi terkait lainnya proaktif untuk menindaklanjutinya, dengan gencar melakukan sidak pasar,” terangnya.
Apabila ditemukan hal-hal seperti itu, jangan segan untuk memberi teguran kepada para pedagangnya, bahkan kalau bisa kata Terry diberikan tindakan tegas.
“Perbuatan tersebut tentu sangat merugikan masyarakat sebagai pembeli. Makanya saya minta hal ini jangan dibiarkan, harus diperketat,” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada para pedagang, agar tak menjual barang-barang ilegal, kedaluarsa dan kualitas yang buruk. “Jangan karena ingin untung besar,tapi barang yang dijual tidak layak. Selain merugikan masyarakat, tentu bisa mendapatkan sanksi juga,” katanya.
Kepada masyarakat, Politisi Partai Nasional Demokrat (Nadem) ini meminta, hendaklah membeli barang untuk kebutuhan idul fitri yang akan dikonsumsi dapat diperhatiakan dengan baik-baik. Lihat kualitsnya, tanggal kedaluarsa dan lain sebagainya.
“Jangan sampai terjebak, karena merasa murah, lalu main beli saja tanpa melihat kualitasnya, apakah baik untuk dikonsumsi atau tidak,” pungkasnya. (*)










