SINTANG, KN – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menyambut positif rencana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang yang akan memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. Rencana tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pengawasan serta menekan praktik pembuangan sampah sembarangan.
Anastasia mengatakan, persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Sintang. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan seringkali menyebabkan TPS meluber dan mengganggu kebersihan lingkungan.
“Dengan adanya pemasangan CCTV di TPS, tentu akan membantu pengawasan. Ini langkah yang baik dan patut didukung, karena bisa memberikan efek jera bagi masyarakat yang masih membuang sampah tidak sesuai aturan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa rencana pemasangan CCTV di tiga lokasi TPS tersebut diharapkan dapat menjadi tahap awal dalam upaya penertiban pengelolaan sampah di wilayah perkotaan. Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan masyarakat akan lebih disiplin dalam membuang sampah.
Selain itu, Anastasia juga menilai bahwa penggunaan teknologi seperti CCTV merupakan bentuk inovasi yang perlu terus dikembangkan oleh pemerintah daerah dalam menangani persoalan lingkungan. Ia berharap ke depan, program serupa dapat diperluas ke lokasi lain yang dinilai rawan pelanggaran.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pemasangan CCTV saja tidak cukup tanpa diiringi dengan sosialisasi yang masif kepada masyarakat. Edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan harus terus dilakukan agar kesadaran masyarakat dapat meningkat secara bertahap.
“Pengawasan harus dibarengi dengan edukasi. Masyarakat perlu diberi pemahaman bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Ia juga mendorong agar DLH Kabupaten Sintang dapat memastikan sistem pengawasan berjalan optimal, termasuk dalam hal pemantauan dan penindakan terhadap pelanggaran yang terekam kamera. Dengan demikian, keberadaan CCTV tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar efektif dalam menertibkan perilaku masyarakat.
Anastasia berharap dengan adanya langkah ini, pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang dapat menjadi lebih baik, sehingga lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.










