SEKADAU, KN – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menghadiri sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan Iban Summit III yang berlangsung di Aula Institut Teknologi Keling Kumang, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Keling Kumang Festival IV yang menghadirkan berbagai tokoh dan peserta dari komunitas masyarakat Iban. Pada sesi keempat, Lasarus membawakan materi bertajuk “Iban Dream” yang menyoroti pentingnya keberanian bermimpi dan membangun kapasitas diri bagi masyarakat Iban.
Dalam paparannya, politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan bahwa “Iban Dream” menggambarkan cita-cita dan harapan masyarakat Iban untuk berkembang serta mengambil peran penting dalam pembangunan bangsa.
Menurutnya, masyarakat Iban harus memiliki keberanian untuk maju dan berkontribusi lebih luas, baik di Indonesia maupun di kawasan serumpun seperti Malaysia.
“Iban Dream itu berbicara tentang harapan dan cita-cita masyarakat Iban. Sebagai bagian dari orang Iban, saya ingin masyarakat kita mampu berpartisipasi lebih besar dalam pembangunan dan mengisi kemerdekaan,” ujar Lasarus.
Ia juga menyinggung perkembangan masyarakat Iban di Malaysia yang dinilai sudah cukup maju. Bahkan, kata dia, sejumlah tokoh Iban di negara tersebut telah menduduki posisi strategis, mulai dari pejabat pemerintahan hingga pimpinan perguruan tinggi.
“Di Malaysia, masyarakat Iban sudah banyak yang berhasil menjadi menteri, rektor, dan tokoh penting lainnya. Ini menjadi motivasi bagi kita semua,” katanya.
Lasarus mengungkapkan bahwa jumlah populasi masyarakat Iban di Indonesia masih relatif kecil dibandingkan di Malaysia. Ia menyebut jumlah masyarakat Iban di Indonesia diperkirakan sekitar 200 ribu jiwa, sedangkan di Malaysia mencapai hampir satu juta jiwa.
Meski begitu, ia menilai masyarakat Iban di Indonesia tetap memiliki peluang besar untuk berkembang apabila memiliki keberanian memulai dan mengembangkan potensi diri.
Sebagai contoh, Lasarus menyoroti perkembangan Keling Kumang yang menurutnya menjadi bukti nyata keberhasilan masyarakat Iban dalam membangun usaha dan institusi besar. Ia menyebut lembaga tersebut berkembang dari skala kecil hingga kini memiliki aset mencapai triliunan rupiah.
“Keling Kumang menjadi contoh bahwa keberanian bermimpi dan mengaktualisasikan diri bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Dari awal yang kecil hingga berkembang besar seperti sekarang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lasarus turut membagikan kisah perjalanan hidupnya sebagai anak kampung dari keluarga sederhana. Ia mengaku kedua orang tuanya tidak mengenyam pendidikan formal, namun kondisi itu tidak membuatnya menyerah untuk mengejar pendidikan dan cita-cita.
“Saya berasal dari keluarga sederhana di kampung. Orang tua saya tidak sekolah, tetapi saya tetap berani bermimpi dan berjuang. Semua itu butuh proses dan kerja keras,” tuturnya.
Kini, dirinya dipercaya memimpin Komisi V DPR RI dan berkomitmen terus memperjuangkan pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah yang menjadi tempat tinggal masyarakat Iban.
“Saya ingin keberadaan kita bisa memberi manfaat bagi pembangunan dan masyarakat, terutama di daerah-daerah komunitas Iban agar mendapatkan perhatian yang lebih baik,” pungkas Lasarus. (I-Bota)










