MELAWI, KN – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di SMP Negeri 1 Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, berlangsung khidmat dan sarat nilai edukatif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum penting dalam menanamkan nilai karakter dan semangat nasionalisme kepada peserta didik.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi Nomor 400.3.1/320/DIKBUD, sekaligus menjadi agenda rutin tahunan sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas dan berdaya saing.
Kepala SMPN 1 Tanah Pinoh Barat, Trisnoto, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini memiliki makna yang lebih mendalam, terutama dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pendidikan dan kesetaraan.
“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum refleksi untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan siswa,” ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, sosok Raden Ajeng Kartini merupakan figur inspiratif dalam perjuangan kesetaraan gender dan kemajuan pendidikan di Indonesia. Nilai-nilai perjuangan tersebut, menurutnya, sangat relevan dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“Filosofi ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ harus dimaknai sebagai semangat untuk bangkit dari berbagai keterbatasan. Ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan berkembang,” ungkapnya.
Dalam rangkaian peringatan tersebut, sekolah menggelar berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Selain upacara bendera, kegiatan juga diisi dengan lomba baca puisi bertema Kartini serta lomba fashion show busana daerah yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah ekspresi kreatif siswa dalam mengembangkan potensi diri. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, kesederhanaan, dan semangat kekeluargaan.
Trisnoto berharap, melalui peringatan Hari Kartini ini, para siswa dapat lebih memahami arti perjuangan, meningkatkan rasa percaya diri, serta termotivasi untuk meraih prestasi di berbagai bidang.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan dengan optimisme,” pungkasnya.(RBN)










