SPKS Sekadau Berikan Bantuan Kepada Keluarga Lumpuh Layu di Desa Meragun

oleh

SEKADAU, KN – Serikat Pekerja Kelapa Sawit (SPKS) dan Aron salah seorang anggota DPRD provinsi Kalimantan barat serta beberapa donatur seperti Toko Sumber Bangunan dan Juliana Acu menggandeng Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sekadau memberikan bantuan untuk keluarga lumpuh layu yang ada di Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau Minggu, (15/02/2020).

Adapun keluaga yang dibantu tersebut adalah Marianus (13), Ape Riyo Domidikus (8), Ibu Item (60), dan dua orang warga Dusun kenamin Tinggi Desa Meragun.

Untuk diketahui bahwa Marianus dan Ape Riyo Domidikus adalah anak dari Ibu Ana Saleh, yang menderita lumpuh sejak Usia yang sama yaitu umur 6 tahun. Dimana anak tersebut mau memasuki Sekolah Dasar (SD).

Bantuan yang diberikan berupa sembako yaitu beras,telur,minyak goreng, gula, kopi, susu, dan bahan-bahah keperluan Lainnya.

Bernadus Mohtar Ketua SPKS Kabupaten Sekadau mengatakan bantuan ini merupakan murni bentuk kepedulian SPKS untuk masyarakat yang kurang mampu khususnya untuk keluarga lumpuh layu.

“Bantuan yang kami berikan adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang kurang mampu, dan jangan lihat nilai bantuan kami, tapi ini murni sebagai bentuk keprihatinan kami kepada penderita lumpuh layu, apalagi penderita tersebut masih anak-anak, seperti yang di alami oleh Marianus dan Ape Riyo Dominikus,”kata Mohtar.

Kepala Desa Meragun Imakulata mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah membantu meringankan beban hidup keluarga lumpuh layu di desa Meragun

“Ditempat kami ada tiga keluarga mengalami lumpuh layu, di desa meragun ada dua Kepala Keluarga, di dusun Kenaming Tinggi juga ada satu kepala Keluarga,” ucap Ima.

“Semuanya mendapat bantuan sembako dari SPKS dan anggota DPRD provinsi Kalbar,serta para donatur lainya. Sebagai kepala desa saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang telah berbagi kasih dengan warga kami,” lanjutnya.

Kami dari desa ,juga selalu memberikan bantuan kepada mereka, Namun, mengingat dana desa tidak seberapa, maka bantuan dari desa tidak bisa maksimal.

Sementara itu Ana Seleh ibu dari Marianus dan Ape Riye Dominikus, ia mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang telah menbantu keluarga kami.

“Saya berharap agar ada yang perduli terhadap dua anak-anak yang menderita lumpuh layu, agar mereka punya masa depan,”harapnya. (*)

Penulis: Meliamus Acil