Terry: Gawai Dayak Merupakan Tradisi Adat

oleh
Tradisi Adat

SINTANG – Bupati Sintang Jarot Winarno membuka Gawai Dayak Nyelapat Taun Dayak Seberuang di lapangan

Sepakbola Temanang, Desa Sekubang, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Minggu (17/6).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang sangat

mendukung penuh atas pelaksanaan Gawai Dayak Nyelapat Taun tersebut, terlebih hal itu menurutnya

sebagai upaya melestarikan kearifan lokal serta adat budaya yang ada di masyarakat.

“Jadi memang kearifan lokal, adat budaya harus kita jaga, kita lestarikan kemudian kita kembangkan

karena ini merupakan warisan para nenek moyang atau para leluhur kita,” ujarnya.

Ketua Panitia Gawai Dayak Nyelapat Taun Dayak Seberuang, Desa Sekubang, Lorensius Pilang mengatakan

kegiatan ini dilaksanakan selam satu minggu yakni dari 17-23 juni 2018 ini dengan berbagai kegiatan

perlombaan.

“Ada lomba nyumpit, lomba pangkak gasing, lomba menembak, lomba nerapil, lomba panco, lomba kaki

kijang, lomba melukis tameng, lomba membuat ketupat, lomba tarian lagu daerah, lomba fashion show,

lomba Bujang Dara gawai,” ucapnya.

Gawai yang mengangkat tema Identitasku, Dayakku ini mendapatkan apresiasi dari Wakil Ketua DPRD

Kabupaten Sintang, Terry Ibrahim yang hadir pada Gawai Dayak tersebut. Ia mengatakan proses pelestarian

adat budaya dan kearifan lokal sejalan dengan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang yaitu

pembangunan yaitu pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan pembangunan ekonomi, pembangunan adat

istiadat dan budaya serta pembangunan yangenjaga kelestarian lingkungan.

“Dengan melestarikan serta menjaga adat budaya dan kearifan lokal dapat mewujudkan kehidupan yang

harmonis baik antar masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan alam dan masyarakat dengan sang

penciptanya,” tukasnya. (Hms)