Yodi: Penerimaan PPDB Tidak Sesuai Hasil Tes

oleh

SEKADAU, KN – Yodi Setiawan, Ketua fraksi Gerindera DPRD Kabupaten Sekadau menilai, penerimaan peserta didik baru pada SMKN 1 Sekadau Hilir tidak berdasarkan nilai tes dan kemampuan belajar siswa.

“Melainkan faktor X atau suka sama suka yang dilakukan oleh tim panitia seleksi PPDB,” ujarnya kepada wartawan kalimantan-news.com via telepon selulernya, Jumat (5/7/2019).

Yodi mengatakan, ia mendapat laporan bahwa, banyak kejangalan yang dilakukan oleh tim seleksi PPDB. Ia juga mengangap, lepas kontrol dari dinas terkait atau penertiban daerah terhadap sekolah tersebut.

Di konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMKN 1, Suar Yohanes menjawab bahwa,
dalam proses pendaftaran PPDB pada sekolahnya sudah bekerja sesuai juknis.

“Untuk seleksi itu diambil dari 50 persen nilai ujian nasional ditambah dengan 50 persen nilai tes minat dan nilai prestasi (jika ada nilai prestasi),” jelasnya.

Untuk siswa/i yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) kata dia, maka otmatis mereka berada di posisi atas, sesuai dengan jumlah nilainya. Sedangkan, yang nilai tes minat dari pihak skolah, perhtungannya dilakukan oleh sistem.

“Sedangkan, nilai ujian nasional sudah otmatis ada pada sistem. Operator hanya memasukan nomor ujian, maka nama dan nilai sudah otomatis ter entri pada sistem,” terangnya.

Selain itu kata Suar Yohanes, pengumuman juga dilakukan secara online. Jadi, semua orang bisa mengakses dan membuka pengumuman tersebut.

Perlu diketahui kata dia, untuk PPDB SMK, tidak ada sistem zona. Jadi, semua bisa mendaftar ke SMK.

Untuk SMKN 1 Sekadau Hilir, jumlah pendaftar sebanyak 420 siswa yang sudah memasukkan berkas dan masuk ke operator sebanyak 398 siswa, yang di terima sebanyak 250 siswa. (As)