Home / Tak Berkategori

Uji Coba Tanaman Perkebunan Di TPA Banjarmasin

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2011 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit Pelaksana Teknis Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, kini sedang melakukan uji coba menanam tanaman perkebunan, seperti jagung dan lombok di kawasan Tempat Pembuangan Akhir sampah <p style="text-align: justify;"><br />"Bila uji coba berhasil, kemungkinan akan kita kembangkan tanaman perkebunan di lahan TPA Basirih milik pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin, yang luas beberapa hektare tersebut," ujar Kepala UPTD TPA itu, Yuliansyah Effendi, di Banjarmasin, Rabu sore.<br /><br />Ia menyatakan, untuk sementara hasil uji coba itu bukan untuk dikonsumsi, tapi buat mengetahui kemungkinan pengembangan penanaman tanaman perkebunan di eks kawasan sampah yang sudah bertahun-tahun lamanya.<br /><br />"Kita berharap, kawasan bekas tumpukan sampah itu bisa dimanfaatkan maksimal, buka cuma bisa ditanami pohon Jati Ambon (Jabon), tapi juga berbagai jenis tanaman perkebunan," lanjutnya menjawab ANTARA Banjarmasin yang menyertai Tim Pemantau Adipura ke TPS tersebut.<br /><br /&gt;Kawasan bekas tumpukan sampah di TPA Basirih yang sudah bertahun-tahun lamanya dan seperti menyatu dalam bentuk tanah biasa, tak kurang dari tiga hektare, ungkapnya di hadapan Tim Pemantau Adipura yang terdiri unsur Kementerian Lingkungan Hidup itu.<br /><br />Ia menerangkan , uji coba menanam tanaman perkebunan, seperti jagung pada musim panas beberapa waktu lalu, ternyata tidak bisa berkembang dengan baik dan bahkan hanya sekitar dua tiga hari tumbuh, kemudian menguning dan mati.<br /><br />"Kemudian kita coba lagi pada musim penghujan ini menanam jagung dan lombok di lahan eks tumpukan sampah tersebut, kelihatan tumbuh dan berkembangan dengan baik, kini sudah mulai menampakan bunga sebagai pertanda mau berbuah," demikian Yuliansyah.<br /><br />Di TPA Basirih Banjarmasin tersebut selain menjadi lahan pencaharian para pemulung, juga dari limbah organik diolah menjadi kompos yang hasil pengomposan itu digunakan untuk pemupukan tanaman pertamanan dari proyek Dinas Kebersihan dan Pertamaman Pemko setempat.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Harap Perumda Tirta Senentang Bisa Raih Keuntungan
Sengketa Bisnis Dengan Perusahaan Amerika Diselesaikan Secara Damai Melalui Mediasi Daring, Para Pihak Sepakat Bangun Kerja Sama Baru
Sosialisasi dan Penertiban Jam Buang Sampah, Pemkab Sintang Tempatkan Petugas di Setiap TPS
Setahun Teliti Seni Jandeh, Tim Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Luncurkan Film Dokumenter di Sintang
Pemkab Sintang Apresiasi Dokumenter Jandeh, Upaya Lestarikan Tradisi Dayak di Tengah Arus Modernisasi
Bupati Sintang Dukung Pemberantasan Narkoba di Sintang Untuk Masa Depan Yang Baik
Bupati Sintang Saksikan Pengungkapan 59,85 Kg Sabu, Satu Tersangka Diamankan
Kapolres Sintang Ungkap Penyelundupan 59,85 Kg Sabu, 478 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:23 WIB

Bupati Sintang Harap Perumda Tirta Senentang Bisa Raih Keuntungan

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:10 WIB

Sengketa Bisnis Dengan Perusahaan Amerika Diselesaikan Secara Damai Melalui Mediasi Daring, Para Pihak Sepakat Bangun Kerja Sama Baru

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:57 WIB

Sosialisasi dan Penertiban Jam Buang Sampah, Pemkab Sintang Tempatkan Petugas di Setiap TPS

Senin, 2 Maret 2026 - 19:44 WIB

Setahun Teliti Seni Jandeh, Tim Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Luncurkan Film Dokumenter di Sintang

Senin, 2 Maret 2026 - 19:40 WIB

Pemkab Sintang Apresiasi Dokumenter Jandeh, Upaya Lestarikan Tradisi Dayak di Tengah Arus Modernisasi

Berita Terbaru