MELAWI-KN. Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola badan usaha milik daerah, PERUMDAM Tirta Melawi justru menunjukkan rapor positif. Perusahaan penyedia layanan air bersih itu kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2025.
Predikat tertinggi dalam audit keuangan tersebut diserahkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Syarbini Ikhsan dan Rekan pada 4 Mei 2026. Raihan itu menegaskan bahwa pengelolaan keuangan PERUMDAM Tirta Melawi dinilai transparan, akuntabel, dan sesuai standar akuntansi yang berlaku.
Direktur PERUMDAM Tirta Melawi, Bambang Setiawan, menegaskan capaian tersebut bukan sekadar penghargaan administratif. Menurut dia, opini WTP merupakan bentuk tanggung jawab moral perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Predikat WTP ini bukan sekadar angka, tetapi amanah untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan pengelolaan keuangan yang jujur serta transparan bagi masyarakat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/5).
Bambang menyebut keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perusahaan. Ia menilai budaya kerja disiplin, profesional, dan bertanggung jawab menjadi pondasi penting dalam menjaga kesehatan perusahaan daerah.
Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan publik, terutama karena PERUMDAM Tirta Melawi memiliki tanggung jawab besar memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih.
“Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan kerja nyata. Karena itu kami terus memperbaiki sistem, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara terbuka serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Raihan WTP tersebut juga menjadi catatan positif bagi kepemimpinan Bambang Setiawan sejak dilantik sebagai Direktur PERUMDAM Tirta Melawi pada 16 September 2022 oleh Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa. Di bawah kepemimpinannya, opini WTP berhasil dipertahankan secara berkelanjutan hingga Tahun Buku 2025.
Tak hanya fokus pada pembenahan administrasi dan keuangan, PERUMDAM Tirta Melawi juga terus memperkuat pelayanan di lapangan. Mulai dari peningkatan jaringan distribusi air bersih, perbaikan layanan pelanggan, hingga penguatan sumber daya manusia agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bambang memastikan capaian tersebut tidak membuat perusahaan cepat berpuas diri. Sebaliknya, opini WTP menjadi pengingat bahwa tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat semakin besar.
“Kami tidak ingin cepat puas. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkasnya. (Ira)










