Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulan asap tebal akibat kebakaran lahan di Km 13 mendadak menutup badan jalan utama, memicu kemacetan dan membuat pengguna jalan terpaksa memperlambat laju kendaraan demi keselamatan. (Ist)

i

Kepulan asap tebal akibat kebakaran lahan di Km 13 mendadak menutup badan jalan utama, memicu kemacetan dan membuat pengguna jalan terpaksa memperlambat laju kendaraan demi keselamatan. (Ist)

MELAWI-KN.  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menunjukkan wajah ancamannya. Kali ini, api menyala di tepi Jalan Provinsi Nanga Pinoh–Kota Baru Kilometer (Km) 13, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 15.35 WIB. Kepulan asap tebal mendadak menutup badan jalan utama, memicu kemacetan dan membuat pengguna jalan terpaksa memperlambat laju kendaraan demi keselamatan.

Peristiwa tersebut bukan sekadar kebakaran lahan biasa. Lokasi api berada di lahan berjurang, menurun, dan bertingkat—kondisi geografis yang menyulitkan proses pemadaman. Api diketahui bermula dari aktivitas pembukaan lahan untuk kebun. Namun cuaca panas yang disertai tiupan angin kencang membuat api cepat membesar dan merembet ke area sekitar.

Asap pekat yang membubung tinggi sempat membuat jarak pandang pengendara terbatas. Beberapa kendaraan bahkan harus berhenti sejenak karena khawatir terjebak di tengah asap.

Mendapat laporan kejadian, Tim TRC-PB BPBD Kabupaten Melawi bersama personel Polres Melawi dan Polsek Nanga Pinoh langsung bergerak ke lokasi. Upaya pemadaman berlangsung cukup alot hingga akhirnya api dapat dikendalikan setelah mobil AWC Polres Melawi tiba dan melakukan penyemprotan intensif.

Namun, di balik keberhasilan pemadaman itu, terungkap persoalan klasik. Tidak adanya sumber air di sekitar lokasi serta minimnya peralatan pemadam kebakaran di tingkat desa menjadi kendala utama di lapangan.

Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa praktik membuka lahan dengan cara dibakar harus dihentikan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati. Membuka lahan dengan cara membakar sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan umum, termasuk pengguna jalan,” tegasnya.

Senada, Kepala BPBD Kabupaten Melawi Dr. Daniel, SP., M.M. menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kecamatan dan desa dalam pencegahan karhutla.

“Penyuluhan rutin kepada masyarakat harus diperkuat. Selain itu, pemerintah kecamatan dan desa juga diharapkan menyiapkan peralatan pemadam kebakaran sebagai langkah antisipasi awal,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan kondisi cuaca yang sudah lama tanpa hujan, potensi karhutla masih sangat tinggi. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari segala bentuk aktivitas pembakaran lahan.

Karhutla di Km 13 ini menjadi peringatan keras: satu titik api saja cukup untuk melumpuhkan jalur vital dan membahayakan keselamatan publik. Pencegahan, bukan sekadar pemadaman, kini menjadi kunci. (Ira)

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Tak Hanya Tangkap Pelanggar, Polisi Melawi Kini Tebar Ribuan Ikan untuk Ketahanan Pangan
IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi
108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal
Tak Ada Ampun! Knalpot Brong Dicabut Paksa, Motor Diamankan Polisi
Swadaya Lawan Jalan Rusak, Warga Dusun Kuala Belian Tambal Sulam Akses Vital

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:04 WIB

Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:14 WIB

Tak Hanya Tangkap Pelanggar, Polisi Melawi Kini Tebar Ribuan Ikan untuk Ketahanan Pangan

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:38 WIB

IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB