MELAWI-KN. Aksi penganiayaan menggunakan senapan angin menggegerkan warga Desa Belonsat, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Selasa (31/3/2026). Seorang pria menjadi korban setelah ditembak hingga mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa mengejutkan itu terjadi secara tiba-tiba. Suara letusan senapan angin memecah suasana desa yang sebelumnya tenang. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan kepada korban.
Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon melalui Ps Kasubsi Penmas Humas Polres Melawi, Aipda Arbain, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.
“Iya benar, telah terjadi penganiayaan menggunakan senapan angin di wilayah Belimbing,” ujar Arbain.
Ia menjelaskan, pelaku berinisial JA (26) tidak melarikan diri setelah melakukan aksinya. Sebaliknya, pelaku justru menyerahkan diri ke Polsek Belimbing tidak lama setelah kejadian berlangsung.
“Pelaku sudah menyerahkan diri ke Polsek Belimbing setelah melakukan perbuatannya,” tambah Arbain.
Sementara itu, korban saat ini masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Melawi. Kondisinya belum memungkinkan untuk dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Kasus tersebut kini ditangani oleh Polres Melawi untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif di balik aksi penembakan menggunakan senapan angin jenis PCP tersebut.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan yang berujung pidana.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar dalam menyelesaikan permasalahan dapat dilakukan dengan baik, tenang, dan bijak, sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum,” pungkas Arbain.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa konflik kecil bisa berubah menjadi aksi kekerasan berbahaya jika tidak dikendalikan. Polisi pun memastikan proses hukum terhadap pelaku akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. (Ira)










