Home / Tak Berkategori

Jurnalis-Advokat Sepakat Bentuk LBH Pers Pontianak

- Jurnalis

Minggu, 7 April 2013 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pontianak dan sejumlah advokat sepakat untuk membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Pontianak guna mengakomodasi kemungkinan terjadinya perselisihan dengan para pihak. <p style="text-align: justify;">Advokat Tambok Bow dan Mutadi ditunjuk menjadi koordinator caretaker dan wakil koordinator caretaker LBH Pers itu dalam workshop mengenai advokasi pers di Pontianak, Minggu.<br /><br />Tambok Bow menargetkan dalam waktu satu bulan permasalahan administratif untuk pembentukan LBH Pers dapat diselesaikan.<br /><br />"Dulu, pernah ada tetapi vakum, namun dokumen tidak ada sehingga secara legal pun tidak ada," kata Tambok Bow.<br /><br />Menurut Ketua AJI Kota Pontianak Donatus Budiono, tahun politik akan membuka potensi lebih besar jurnalis berhadapan dengan kekerasan.<br /><br />"Jurnalis butuh tempat untuk berdiskusi dengan advokat untuk menghadapi itu," ujar dia.<br /><br />Selain itu, perlu dipertimbangkan kemungkinan bersentuhan dengan hukum adat. "Hukum adat dan negara perlu dibahas melalui LBH pers," kata Donatus Budiono.<br /><br />Sementara itu, Advokat Nazirin yang juga mantan anggota KPU Provinsi Kalbar menambahkan tidak hanya tahun politik yang berat bagi jurnalis, karena pers memang rentan.<br /><br />"Kalbar juga akan menjadi ajang untuk sektor perkebunan. Misalnya di Ketapang, persoalan yang berkaitan dengan tanah ini juga menjadi penambah potensi konflik di antara tahun 2013-2014," katanya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Direktur LBH Pers Nawawi Bahrudin mengatakan LBH pers dibentuk khusus untuk melakukan advokasi terhadap kasus-kasus kekerasan yang menimpa jurnalis, perburuhan (jurnalis), serta isu tentang kebebasan pers sendiri.<br /><br />"Jadi, adanya peraturan-peraturan yang berpotensi menghalangi kebebasan pers, maka LBH Pers ada," kata Nawawi Bahrudin.<br /><br />Ia melanjutkan perlu ada komitmen dari seluruh advokat dan jurnalis untuk bersama-sama terlibat dalam pembelaan kebebasan pers. "Jadi, perlu dikonkretkan dalam satu wadah," kata dia. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Harap Perumda Tirta Senentang Bisa Raih Keuntungan
Sengketa Bisnis Dengan Perusahaan Amerika Diselesaikan Secara Damai Melalui Mediasi Daring, Para Pihak Sepakat Bangun Kerja Sama Baru
Sosialisasi dan Penertiban Jam Buang Sampah, Pemkab Sintang Tempatkan Petugas di Setiap TPS
Setahun Teliti Seni Jandeh, Tim Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Luncurkan Film Dokumenter di Sintang
Pemkab Sintang Apresiasi Dokumenter Jandeh, Upaya Lestarikan Tradisi Dayak di Tengah Arus Modernisasi
Bupati Sintang Dukung Pemberantasan Narkoba di Sintang Untuk Masa Depan Yang Baik
Bupati Sintang Saksikan Pengungkapan 59,85 Kg Sabu, Satu Tersangka Diamankan
Kapolres Sintang Ungkap Penyelundupan 59,85 Kg Sabu, 478 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:23 WIB

Bupati Sintang Harap Perumda Tirta Senentang Bisa Raih Keuntungan

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:10 WIB

Sengketa Bisnis Dengan Perusahaan Amerika Diselesaikan Secara Damai Melalui Mediasi Daring, Para Pihak Sepakat Bangun Kerja Sama Baru

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:57 WIB

Sosialisasi dan Penertiban Jam Buang Sampah, Pemkab Sintang Tempatkan Petugas di Setiap TPS

Senin, 2 Maret 2026 - 19:44 WIB

Setahun Teliti Seni Jandeh, Tim Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Luncurkan Film Dokumenter di Sintang

Senin, 2 Maret 2026 - 19:40 WIB

Pemkab Sintang Apresiasi Dokumenter Jandeh, Upaya Lestarikan Tradisi Dayak di Tengah Arus Modernisasi

Berita Terbaru