MELAWI-KN. Respons cepat jajaran Polres Melawi kembali diuji. Seorang remaja berinisial DS (17) nyaris menjadi sasaran amuk warga setelah diduga melakukan aksi pencurian di Dermaga ASDP Nanga Pinoh, Rabu (1/4/2026) dini hari.
Peristiwa itu bermula dari laporan masyarakat melalui Hotline Layanan Polri 110 sekitar pukul 00.35 WIB. Operator Polres Melawi langsung meneruskan informasi tersebut kepada petugas piket yang kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon melalui Ps Kasubsi Penmas Humas, Aipda Arbain, mengatakan bahwa laporan masyarakat menjadi kunci cepatnya penanganan kasus tersebut.
“Operator Hotline Layanan Polri 110 Polres Melawi pukul 00.35 WIB menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan pelaku pencurian di Dermaga ASDP Nanga Pinoh. Tim Pamapta II yang dipimpin Ipda Putra Hutagalung langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara,” terang Arbain.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati DS telah diamankan warga di salah satu lanting. Situasi sempat memanas karena warga tersulut emosi. Polisi kemudian berupaya meredam ketegangan dan mengamankan remaja tersebut.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas membawa DS ke Rumah Sakit Kasih Bunda Jaya Nanga Pinoh guna mendapatkan pertolongan medis.
“Setelah dilakukan penanganan medis, DS selanjutnya dibawa ke Polres Melawi untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut,” jelas Arbain.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan kejadian melalui Hotline 110 maupun secara langsung kepada personel di lapangan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan masyarakat, baik melalui Hotline Layanan Polri 110 maupun langsung kepada personel. Setiap informasi yang masuk, kami pastikan akan ditindaklanjuti dengan respons cepat,” pungkasnya.
Respons sigap aparat ini sekaligus mencegah potensi aksi main hakim sendiri yang kerap terjadi saat emosi massa memuncak. Polisi mengingatkan masyarakat untuk tetap menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang. (Ira)










