MELAWI-KN. Langkah konkret ditunjukkan Polres Melawi. Di tengah isu ketahanan pangan nasional, aparat kepolisian tak sekadar menjaga keamanan. Ribuan bibit ikan langsung ditebar di kolam Mapolsek Nanga Pinoh — simbol bahwa urusan perut rakyat kini jadi perhatian serius hingga ke level polsek.
Komitmen mendukung ketahanan pangan tak lagi sebatas wacana di Polres Melawi. Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon turun langsung memimpin penaburan benih ikan di lingkungan Polsek Nanga Pinoh, Selasa (10/2/2026).
Didampingi Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Jamidi, personel kepolisian, serta Ketua Kelompok Tani Purba, sebanyak 3.000 ekor bibit ikan lele dan patin ditebar di dua kolam yang berada di belakang Mapolsek Nanga Pinoh.
“Sebanyak 3.000 bibit ikan lele dan patin kami tabur di dua kolam Polsek Nanga Pinoh,” tegas AKBP Harris.
Penebaran benih ikan ini merupakan langkah nyata mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Bibit dipelihara dalam sistem kolam jaring agar pertumbuhannya optimal hingga masa panen.
Yang menarik, program ini bukan kegiatan insidental. Kapolres Melawi menegaskan seluruh polsek jajaran diwajibkan memiliki kolam budidaya ikan sebagai bentuk kontribusi konkret terhadap ketersediaan pangan masyarakat.
“Setiap polsek wajib memiliki kolam ikan sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan pangan,” ujarnya.
Pemanfaatan lahan di lingkungan kantor polisi dinilai menjadi solusi produktif sekaligus contoh pengelolaan sumber pangan mandiri di tingkat lokal. Kolam di Polsek Nanga Pinoh sendiri dikelola melalui kelompok binaan bernama Kelompok Tani Polsek Nanga Pinoh.
Program ini juga menjadi model kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang tersedia agar bernilai ekonomi dan berkelanjutan.
Dengan langkah ini, Polres Melawi menegaskan perannya tak hanya menjaga keamanan wilayah. Dari stabilitas sosial hingga ketersediaan pangan, semuanya kini digarap langsung dari lapangan — bahkan dari halaman kantor polisi sendiri. (Ira)


















